Friday, June 13, 2014


Siapa Bilang Pacaran Haram ??
Segala puji hanya milik Allah ‘Azza wa Jalla. Hanya kepadaNya kita memuji, meminta tolong, memohon ampunan, bertaubat dan memohon perlindungan atas kejelekan-kejelekan diri dan amal-amal yang buruk. Barangsiapa yang diberi Allah petunjuk maka tidak ada yang dapat menyesesatkannya dan barangsiapa yang Allah sesatkan maka tidak ada yang dapat memberikannya hidayah taufik. Aku bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah dan tiada sekutu baginya. Aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah hambaNya dan UtusanNya. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya dan para sahabatnya ridwanulloh ‘alaihim jami’an.
Adalah suatu hal yang telah menyebar luas dikalangan masyarakat sebuah kebiasaan yang terlarang dalam islam namun sadar tak sadar telah menjadi suatu hal yang sangat sering kita lihat bahkan sebahagian orang menganggapnya adalah suatu hal yang boleh-boleh saja, kebiasan tersebut adalah apa yang disebut sebagai pacaranOleh karena itu maka penulis mencoba untuk memaparkan sedikit tinjauan islam tentang hal ini dengan harapan penulis dan pembaca sekalian dapat memahami bagaimana islam memandang pacaran serta kemudian dapat menjauhinya.
Pacaran yang dikenal secara umum adalah suatu jalinan hubungan cinta kasih antara dua orang yang berbeda jenis yang bukan mahrom dengan anggapan sebagai persiapan untuk saling mengenal sebelum akhirnya menikah[1].
Inilah mungkin definisi pacaran yang banyak tersebar dikalangan muda-mudi. Maka atas dasar inilah kebanyakan orang menganggap bahwa hal ini adalah suatu yang boleh-boleh saja, bahkan lebih parahnya lagi dianggap aneh kalau menikah tanpa pacaran terlebih dahulu –wal ‘iyyadzubillah –. Lalu jika demikian bagaimanakah tinjauan islam tentang hal ini? Berikut penulis coba jelaskan sedikit kepada pembaca –sesuai dengan ilmu yang sampai kepada penulis– bagaimana islam memandang pacaran.
Pacaran adalah suatu yang sudah jelas keharamannya dalam islam, dalil tentang hal ini banyak sekali diantaranya adalah firman Allah‘Azza wa Jalla :
وَلاَ تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلاً
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan seburuk-buruk jalan”. (Al Isra’ [17] : 32).
Ayat ini adalah dalil tegas yang menunjukkan haramnya pacaran.
Berkaitan dengan ayat ini seorang ahli tafsir Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah- mengatakan dalam tafsirnya,
Larangan mendekati suatu perbuatan nilainya lebih daripada semata-mata larangan melakukan suatu perbuatan karena larangan mendekati suatu perbuatan mencakup larangan seluruh hal yang dapat menjadi pembuka/jalan dan dorongan untuk melakukan perbuatan yang dilarang”.
Kemudian Beliau –rahimahullah- menambahkan sebuah kaidah yang penting dalam hal ini,
Barangsiapa yang mendekati suatu perbuatan yang terlarang maka dikhawatirkan dia terjatuh pada suatu yang dilarang[2].
Hal senada juga sebelumnya dikatakan penulis Tafsir Jalalain demikian juga Asy Syaukani –rahimahullah- namun Beliau menambahkan, “Jika suatu yang haram itu telah dilarang maka jalan menuju keharaman tersebut juga dilarang dengan melihat maksud pembicaran[3]. Bahkan diakatakan oleh Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin –rahimahullah-, “termasuk dalam ayat ini larangan melihat wanita yang bukan istrinya (yang tidak halal baginya, pen.), mendengarkan suaranya, menyentuhnya, sama saja apakah ketika itu dia sengaja untuk bersenang-senang dengannya ataupun tidak”[4]. Dari penjelasan para ulama ini jelaslah bahwa pacaran dalam islam hukumnya haram karena pacaran termasuk dalam perkara menuju zina yang Allah haramkan ummat nabiNya untuk mendekatinya.
Jika ada yang mengatakan bahwa pacaran belumlah dapat dikatakan sebagai perbuatan menuju zina, maka kita katakan kepadanya bukankah orang yang paling tahu tentang perkara yang dapat mendekatkan ummatnya ke surga dan menjauhkannya dari api neraka telah mengatakan :
وَ احْفَظُوْا فُرُوْجَكُمْ وَ غَضُّوْا أَبْصَارَكُمْ وَ كَفُّوْا أَيْدِيَكُمْ
Jagalah kemaluan kalian, tundukkanlah pandangan-pandangan kalian dan tahanlah tangan-tangan kalian”.[5]
Dalam hadits yang mulia ini terdapat perintah untuk menundukkan pandangan dan
hukum asal dari suatu perintah baik itu perintah Allah ‘Azza wa Jalla ataupun perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah wajib dan adanya tunututan untuk melaksanakan apa yang diperintahkan dengan segera[6].
Maka jelaslah bahwa pacaran adalah suatu yang diharamkan dalam islam.
Kemudian jika ada yang mengatakan kalau seandainya pacaran tidak dibolehkan maka bagaimanakah dua orang insan bisa menikah padahal mereka belum saling kenal?
Maka kita katakan pada orang yang beralasan demikian dengan jawaban yang singkat namun tegas bukankah petunjuk Nabi Muhammadshallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebaik-baik petunjuk? Bukankah Beliau adalah orang yang paling kasih kepada ummatnya tidak memberikan petunjuk yang demikian? Firman Allah ‘Azza wa Jalla,
لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, amt berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin”. (At Taubah [9] : 128).
Kata حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ pada ayat di atas ditafsirkan oleh Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di –rahimahullah- berarti bahwa, “Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang mencintai kebaikan kepada kita ummatnya, mengerahkan seluruh kesungguhannya dalam rangka menyampaikan kebaikan kepada mereka, bersemangat untuk dapat memberikan hidayah (irsyad, pent.) berupa iman kepada merekatidak suka jika kejelekan menimpa mereka dan menegerahkan seluruh usahanya untuk menjauhkan mereka dari kejelekan[7]. Dengan demikian ayat di atas jelas menunjukkan bahwa Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling kasih pada ummatnya dan paling menginginkan kebaikan untuk mereka namun Beliau tidaklah mengajarkan kepada ummatnya yang demikian. Simak pula sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :
إِنَّهُ لَمْ يَكُنْ نَبِىٌّ قَبْلِى إِلاَّ كَانَ حَقًّا عَلَيْهِ أَنْ يَدُلَّ أُمَّتَهُ عَلَى خَيْرِ مَا يَعْلَمُهُ لَهُمْ وَيُنْذِرَهُمْ شَرَّ مَا يَعْلَمُهُ
Sesungguhnya tidak ada Nabi sebelumku kecuali wajib baginya menunjukkan kepada umatnya kebaikan yang dia ketahui untuk umatnya, dan mengingatkan semua kejelekan yang dia ketahui bagi umatnya…”.[8]
Maka hendak kemanakah lari orang yang berpendapat kalau seandainya pacaran tidak dibolehkan maka bagaimanakah dua orang insan bisa menikah padahal mereka belum saling kenal? Bukankah Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengajarkan dan mempraktekkan bagaimana tatacara menuju pernikahan? Apakah Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkan kepada kita  cara mencari pasangan hidup dengan pacaran? Wahai pengikut hawa nafsu hendak kemanakah lagi engkau palingkan sesuatu yang telah jelas dan gamblang ini ??!!!
Kalau seandainya yang demikian dapat mengantarkan kepada kebaikan tentulah Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengajarkannya kepada kita.
Sebagai penutup kami nukilkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallamtentang posisi shaf laki-laki dan perempuan dalam sholat, Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan :
خَيْرُ صُفُوفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرُهَا وَخَيْرُ صُفُوفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا
Sebaik-baik shaf laki-laki adalah yang pertamasejelek-jeleknya adalah yang paling akhir dan Sebaik-baik shaf perempuan adalah yang paling akhirsejelek-jeleknya adalah adalah yang paling awal”.[9]
Maka renungkan wahai saudaraku
apakah lebih layak orang –bukan suami istri­­– yang tidak sedang dalam keadaan beribadah kepada Allah untuk berdekatan, berdua-duan dan bermesra-mesraan serta merasa aman dari perbuatan menuju zina padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mulia mengatakan yang demikian !!!??
Bukankah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menyatakan :
ما نَهَيتُكُمْ عَنْهُ ، فاجْتَنِبوهُ
“Semua perkara yang aku larang maka jauhilah[10]
Allahu Ta’ala a’lam bish showaab, mudah-mudahan yang sedikit ini dapat menjadi renungan bagi orang-orang yang masih melakukannya dan bagi kita yang tidak mudah-mudahan Allah jaga anak keturunan kita darinya.
Menjelang malam, 17 Jumadi Tsaniyah 1430/11 Juni 2009.
Abu Halim Budi bin Usman As Sigambali
Yang selalu mengharap ampunan Robbnya

Thursday, January 2, 2014

bagian 5 liburan akhir semester

Bagian 5
Beberapa saat setelah makan kami semua kebingungan mau disi acara apa habis makannya pada over banget si sewmua yang disedian dilahap abis sama mereka gag kenal sama yang namannya malu deh. Lha wong mereka sengaja dari rumah gag makan men bisa makan di rumah mas lutfi. Yang gue saluting tuh mas lutfi yah. Keren banget, bayangin aja dia sediaiin semua makanan yang uenak uenake pol pokoke 4 sehat 5 sempurna ada deh disitu. Ups tapi yang sempurnane bukan dari mas lutfi ding semua anak bawa sendiri sendiri, hehe
Oya bahkan buah aja milihnya yang kira kira ngambil satu tapi dapetnya bisa nyampe puluhan dan apa itu? Jeruk kan ngambilnya satu didalemnya ada puluhan suing dan puluhan biji.hehe nah sembari memakan makanan penutup itu ternyata pak ketua fadlun si ustadz pondok nyeletuj biar ada pergantian kepengurusan kelas karena beliau sudah menjabat selama 2 periode. Eh ternyata pada setuju semua. Meskipun sebenernya gue si setuju kalau dia lagi yang jadi kosme. Abis enak deh buat dijadiin kambing hitam,hehe atow kalo enggak ya nasihatuh khasanah deh secara dia tuh ip keterlaluan banget masa ip nyampe 4 itukan bikin yang bodo kaya gue keliatan banget.hehe kalau jadi kosma kan paling enggak ada kesempatan  gue buat nyalipin beliau,hehe pissss lalu lintinganpun disebarkan ke seluruh penghuni kelas bilingual yang dating ke tempat itu dan akhirnya dikumpulkan dan dibaca satu persatu kesimpulannya adalah intan nur azizah atau yang lebih gue sukai dipanggil azizah adapat satu suara fadlun Muhammad dapet 2 suara  nasihatul khasannah dapet 5 suara gue sendiri professor sareh siswo setyo wibowo dapet 5 suara muzaini frida father rahman atau pengennya dipanggil kagawa ini dapet 7suara dan dinyatakan sebagai korban terpilih. Eh kosma terpilih maksudnya. Dan 2 orang dinyatakan tidak memiliki suara karena kagag ikutab jalan jalan ini. Dengan mata berkaca kaca zeni madan ingin protes naamun suara sang bidadari kelas memuatnya terdiam untuk selamanya. Pernah juga dia mau bayar gue 200ribu. Selaku lelaki normal gue mau tapi kan itu gag bakalan terjadi karena itu menyalahi aturan dan gue yaakin dia hanya sedang butuh pelampiasan.haha ngomong apaan neh dan kemudian kita lanjutkan dengan jalan jalan ke pantai widara paying. Lets go!!!

bagian 6 liburan akhir semester

Bagian 6
Sebelum berangkat ke pantai gue sama temen baru gue intan nur azizah di buat bercandaan sama teman teman karena gue jalannya pas ke tempat mas lutfi sering dibelakang beliau. Hadeh padahal kan niat guepengen di urutan nomer tiga. Awalnya wahid nur, kedua isna intan ketiga gue dan malaikat dan keempat nisa dan ela. Kelima keenam dan seterusnya gue gag tau lah syapa. Nah gara gara itu tuh katanya gue sengaja dibelakang isna buat nungguin intan jatuh dan ntar ikut sama gue. Hex yang bener aja ada juga kalau jatuh gue ikutan jatuh. Kan sehati hehe. Bukan bukan maksudnya kalau dia jatuh otomatis hue ngindarin tow wong dibelakangya kan kemungkinan besar gue ikutan terjatuh juga. Humb…untung aja gue dan intan sama sama bermental baja jadi gag ada yang tersinggung dan gag ada  yang menangis diantara kita. Cuman senyum senyum aja. Tapi senyum yang mengandung seribu makana. Beda lagi dengan nur laela. Seotrang santri an najah ini digarapin sama mas lutfi katanya dia tuh mengirimkan informasi telat jadinya dia nuduh kalau ela sengaja biar bikin mas lutfi ngulang di beberapa mata kuliayah yang diajarkan di semester lima ini. Karena ela deserang abis abisan dan gag ada pembelaan dari siapapun air matanyapun meleleh bagaikan mata air di tengah padang gersang. Apalagi si nisa terus comentar bahwa ela bakalan  nangis dengan mengicapkan berulangulang. Setelah itu ternyata mas lutfi cuman gurauan. Dia ceritakan lagi kelebian dari ela dan diapun sembuh dan kembali bisa tertawa. Kemudian hamper melebar ke asyri nur ramdhani tetapi waktu keburu sing dan asyri ternyata sudah kebal dengan gojlogan yang seperti itu. Orang dia kan udah masuk pramuka dan 100% mengabdikan dirinya disitu jadi dah mateng banget deh kalo masakah mental. Cuman kadang dia kurang tenang aja kalo ngehadapin masalah yang baru. Tapi salut deh buat asyri tak kasi jempol lima deh. Yang satu pinjem jempol bapak lord boden powel yah.hehe
Setelah melewati perjalanan yang gag begitu lama ternyata kelompok kami terbagi menjadi 2 kloter. Kloter pertama bareng orang orang yang bayar dan gue bersama dengan kloter wahid si ahli gratis. Dia cari jalan yang biasa dia lalui dengan cara gratis dan akhirnnya dia temukan jalan tetapi kelihatannya masiih bingung dia. Lha tiap belokan dia berhenti dan sempet Tanya juga sama orang yang lagi bajak sawah. Idih jalannya bo….lewatin jalan yang biasanya di lewatin pejalan kaki dilewatin juga ma wahid. Gua si mboncengin malaikat ya gag kerasa apa apa yang tak khawatirin tuh diblakang ada endah dah nia yang make motor beat takutnya dia kepleset dan nyungsep ke sawah yang ge dibajak yah nanti jadi orang orangan sawah. Hehe
Beberapa menit berselang akhirnya ditemukanlah jalan yang menuju ke widara paying yang telah bebas bayar. Lumayan si gue jaadi irit 10 ribu. Inget kan gue harus seirit mungkin buat bayar daftar dan berangkat haji,hehe sampailah di tempat parker. Tau gag bayaran parker disana berapa? 2ribu perak hadeh… tapi demi tema hari ini yaitu refreshing gue parkirin aja deh motor gue disitu. Dan kami semua pun menuju ke air laut yang sudah didepan mata itu. Terlihat kebiru biruan tapi makin kemari makin coklat dan hawa panas di pantai membuat gue sulit nikmati suasana pantai widara payung ini.

bagian 7 jalan" akhir senester

Bagian 7
Bagian terakhir gue kepantai bareng sama asyri, ngizudin, muza, robi, nia, dan siapa lagi yah gue lupa. Yang jelas setelah beberapa menit kemudian pasangan hero ikutan kami berteduh di bawah sebuah posko pengaman yang berisi bangku bangku buat disewain sembari ndengerin music reage. Seneng banget gue dengerin music reage disitu. Bukanya nukmatin air pantai dan udara matahari yang ada di situ malah kita nukmatin orang yang promosi jualan kartu perdana im3. Bukannya pada nolak atau gimana mereka malah pada naggepin serius but belit. Parahnnya lagi fadlun sama robi beli bebeerapa kartu yang ada dipenjual itu. Katanya si karena gratisan internentannya sampe puas. Hadeh dengernya aja naympe pusing gue. Mendingan kaya gue si ngandelin wifi campus juga gratis selamanya. Meskipun lelet,haha.setelah pada beli terus akhirnya nbeberapa temen cewe yang disitu pengen beli oleh oleh. Dan akhirnya gue herman dan muza nyari tempat buad sholat duha. Sok islam banget mbok. Tujuan pertama kita semua ke mesjid. Nyampe disana ternyata mesjide kotor dan ternyata aire gag ada samasekali. Pas memandang jauh ke tempat lain ternyata ada sebuah tempat mandi yang gag dijaga dan airnya melimpah ruah langsung deh beraksi kita pipis kita wudlu dan ebrgaya kesana kemari sok  kaya gitu deh. Baru saja mau menginjakan kaki di mushola kita sudah diajak pindah ke tempat lain. Akhrinya ikutan deh pindah ke tenmpat lain, da yang paling nyebelin adalah pas mbayar biaya parkire deh. Humb… hilanglah uang seribu lima ratusku. Kan bisa ditawar meskipun 2ribu.haha dan lanjutin jalan jalan ke tempat selanjutnya yaitu pantai cemara sewu. Baru aja masuk setengah jalan ternyata wahid ngira disitu mbayar. Dan akemudian kamu semua puter balik buat cari gratisan, dan pindah deh kesebuah pantai yang disana banyak banget semangka dan kelapa. Gua namani nip ante semangka deh. Abis ternyata setelah nyampe disitu wahij juga ngajahk buat beli semangka. Dan mereka iuran lalu makan bareng di sebuah tanah lapang. Sebuah semangka besar seharga 20.000 dibawanya dan dimakan bareng bareng di suasana panas pantai detemani semilir angin sepoi sepoi dan kelmbali seorang sareh siswo setyo wibowo hanya memandang dengan perasaaan serba salah,hehe mau ikutak gabung ga enak tapi mau gag gabung juga gag nyaman. Akhirnya sambil mbawa kooran bekas gue sok sibuk baca berita gitu deh. Untung muzaini dan fadlun sahabat gue  pengertian banget. Makan semangka elesai gurauan selesai dan kami semuapu langsung kepantai buat hunting foto. Dari satu per satu foto dan foto bareng lalu tersebutlah sebuah boy band kleas kita terdiri dari wahid gue muza lutfi ngizudin fadlun dan herman. Dan lagu perdana kita adalah playboy. Tapi buat gue ga cocok ding. Gimana mau disebut playboy lha wong pernah punya pacar ajah belon. Sabar aja deh pasti juga ada besok. Dan minimal hafidzoh. Okeh okeh
Main bola pake kelapa bekas dengan kaki telanjang dan tanpa pemanasan. Siapa yang berani. Kayane cuman gue muza fadlun dan herman deh. Kami semua memang berprinsip harus seneng si makanya kaki lecetpun gag jadi msalah. Baru aja gue menang 1 – 0 mereka sudah pengen pulang. Dan setelah masuk Kaman mandi yang gratis gue mulai perjalanan pulang dengan membayar biaya parker 3ribu rupeah. Yang gue heranin herman mau aja koh bayar mandi yang padahal airnya aja cuman setengah. Hebat deh kayane dia orang kaya banget deh. Terus bagusnya lagi setia banget tuh bebynya mau bantu apapun yang dia butuhkan. Kewren bangettttttttttttt